•Januari 22, 2010 •
Tinggalkan sebuah Komentar
sejak kubaca tulisanmu… ntah kenapa aku merasa sedih sekali
anggapanku, memang kamu menyesali pertemuan kita…
aku merasa I’am useless…. seorang yang terlihat banyak teman
padahal tak seorangpun yang mau menjadi teman dekatku
mereka semua hanya tahu di permukaan
bahwa seorang imelda itu tangguh, akrab dan kuat menghadapi segalanya
mereka tidak tahu bahwa aku butuh seseorang yang mau mendengarku
sampai akhirnya aku menelepon siapa saja yang bisa kutelepon.
siapa saja?
tidak…
bukan siapa saja….
Lanjutkan membaca ‘dan airmataku tak bisa berhenti MyOwl’
Ditulis dalam Uncategorized
•Desember 16, 2009 •
Tinggalkan sebuah Komentar
dingin menusuk ke tulang
angin yang bertiup membawa daun merah
melayang dan landas di tanah
detak sepatu berlaras panjang memecah keheningan
hanya itu suara yang kudengar
.
Lanjutkan membaca ’sepi’
Ditulis dalam Uncategorized
•Oktober 9, 2009 •
Tinggalkan sebuah Komentar
hei… kamu tahu ya apa harapanku dan pikiranku saat itu?
Betapa gembira hatiku mendapatkan kesempatan untuk bercanda bersama
Sehingga aku membuka fungsi chat yang biasa kututup dengan sejumput harapan
bahwa engkau mau menegurku….
Kalaupun tidak, aku toh sudah berusaha
Lanjutkan membaca ‘in the wee hours’
Ditulis dalam Uncategorized